Random Post

Arsip

Kelebihan dan Kelemahan Intel Atom


Intel® Atom™ Processor adalah prosessor terkecil yang dibuat dengan transistor terkecil didunia. Intel® Atom™ prosessor secara keseluruhan dibuat dengan desain baru, dibuat dengan konsumsi daya yang kecil, dan di desain secara spesifik untuk kebutuhan akan perangkat Mobile Internet dan mudah digunakan dengan biaya pembuatan yang relatif murah. Keinginan utama pembuatan Intel Atom adalah kebutuhan akan sebuah perangkat dengan desain baru, bentuk yang kecil namun memiliki kemampuan yang tinggi untuk menangani besarnya kebutuhan akan internet ujar Intel Executive Vice President Sean Maloney

Sebagai prosessor terkecil dan termurah, prosessor Intel® Atom™ mendukung penggunaan Mobile Internet Devices (MIDs) terbaru dengan sebuah kategori baru untuk perangkat internet yang dinamakan netbook dan nettop. Prosesor ini juga merupakan dasar untuk teknologi seluruh produk terbaru Intel seperti prosesor Intel® Centrino® Atom™.
Prosessor ini dibuat dengan desian baru berdasarkan pada teknologi 45 nanometer (45nm) Prosesor Intel® Atom™ memiliki 47 juta transistor dalam sebuah chip dengan ukuran kurang dari 26mm², membuat prosessor ini sebagai prosesor Intel dengan ukuran terkecil dan kebutuhan daya listrik yang terkecil saat ini hingga membuat daya baterai menjadi lebih lama. Seluruh fitur tersebut membuat prosesor ini memiliki kemampuan dan power yang tinggi untuk kebutuhan ber-internet secara mobile anda.

Beberapa kelebihan prosesor ini adalah :

* Menggunakan perangkat baru untuk lebih mengefisienkan daya dengan performa yang baik sekali yang digunakan oelh seluruh teknologi baterai hafnium-infused 45nm high-k silicon yang baru
* Kenaikan efisiensi daya dalam desain baru yang lebih kecil sehingga daya yang digunakan kurang dari 1W hingga 2.5 watts untuk penggunaan perangkat mobile
* Memperpanjang umur baterai ketika waktu idle sehingga membuat daya yang digunakan relatif sangat kecil yang membuat perangkat tetap memiliki daya dan juga akan mengawetkan energi

Secara keseluruhan berdasar pada microarsitektur yang baru, prosesor Intel® Atom™ dibuat secara spesifik untuk sasaran performa dan penggunaan daya yang kecil (low power) ketika menggunakan seluruh microarsitektur instruction set compatibility dari Intel® Core™. Intel® Atom™ processor juga mendukung berbagai thread untuk performa dan peningkatan sistem yang lebih baik.
Kelemahan :
kinerja rendah, tidak multicore, kinerja rendah, tidak multicore, hanya cocok digunakan untuk kalangan terbatas saja (tidak untuk gamer, design grafis, video editing, dll) hanya cocok digunakan untuk kalangan terbatas saja
(tidak untuk gamer, design grafis, video editing, dll)Apabila anda bukanlah seorang pencinta game online atau game kapasitas memory besar, editor video, dan desainer grafis…. anda cocok beli netbook dengan Intel Atom didalamnya.

Mengatasi Masalah Generic Host Process for Win32 Services Error

Pernahkah anda mengalami ketika sedang asyik surfing tiba-tiba muncul kotak dialog “Host Process for Win32 Services Error”, atau yang senada dengan itu? Jengkel?

Yah, ketika pesan seperti itu muncul, biasanya komputer lalu tidak bisa konek ke internet, dan walaupun kita coba untuk men-diskonek koneksi kita, tetap saja tidak bisa konek lagi, kecuali kalau sudah direstart.

Kejadiannya seperti ini:

1. Ketika sedang enak-enaknya surfing di internet, Anda lihat icon Internet tetap terkoneksi di system tray tapi Anda tidak bisa surf, browse atau melakukan apapun.
2. Anda mendapatkan suatu pesan error seperti “Generic Host Process for Win32 Services has encountered a problem and needs to close. We are sorry for the inconvenience.”
3. Pesan error report tentang kegagalan netapi32.dll dan svchost.exe.
4. Anda mencoba untuk diskonek internet Anda karena tidak aktivitas internet tetapi icon Internet tidak tampak.
5. Anda menerima sebuah pesan error seperti “Your PC has recovered from a serious problem”, dsb.



Lalu bagaimana mengatasi masalah tersebut?
Sebetulnya kalau kotak dialog tersebut dibiarkan tidak ditutup atau ditekan OK, biasanya koneksi kita akan terus berjalan. Jadi jangan kesusu menekan tombol OK di kotak dialog tersebut, tapi sembunyikan saja di tempat yang tidak kelihatan atau tidak menutupi layar, dan koneksipun akan tetap berlanjut. Namun itu biasanya hanya berlangsung beberapa saat saja, dan selang beberapa lama kemudian, layar akan ‘blink’ putih, dan tetap berjalan, tapi koneksi tidak tersambung.

Cara kedua sebetulnya sangat mudah sekali mendapatkan solusinya, yaitu dengan
mencarinya di mbah Google dengan mengetikkan kata kunci “Fix Generic Host”, dan Anda akan menemukan banyak sekali blog yang menulis tentang masalah ini. Diantaranya adalah seperti yang akan diurai berikut ini.

Menutup Port 445:

1. Start Registry Editor (Regedit.exe) dengan meng-klik Start menu, kemudian klik Run.
2. Pada kotak kecil yang terbuka, ketik: regedit kemudian klik OK. Registry Editor sekarang terbuka.
3. Carilah registry berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\NetBT\Parameters
Di bagian kanan window carilah opsi yg bernama TransportBindName.
Dobel klik angka tersebut, kemudian delete default value, sehingga menjadi kosong (blank value).

Menutup Port 135:

1. 1. Kemudian Anda harus mencari kunci berikut : HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\OLE
2. Anda akan melihat sebuah String Value yang bernama : EnableDCOM lalu Set-lah value ke: N (biasanya tertulis Y)
3. Tutuplah Registry Editor. Restart-lah komputer Anda.

Perhatian:
Sebelum melakukan perubahan pada registry tersebut, sebaiknya dibackup
terlebih dahulu, karena ada dampak dari perubahan registry tersebut,
seperti koneksi LAN tidak tersambung, dlsb.
Ada 4 solusi baru utk mengatasi Generic Host For Win32 Error di Windows, yang diambil dari Sizlopedia:

Solusi #1:
Klik ‘Run’ dan ketik ‘Regedit’
Klik bagian:
HKEY_LOCAL_MACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet > Services > Browser > Parameters
Carilah dengan mengklik Find kata kunci : IsDomainMaster
dan set
Data: False
Restart PC kamu.

Solusi #2:
Klik ‘Run’ dan ketik ‘cmd’
Tulislah ‘netsh’ di konsol command lalu tekan enter
Kemduian ketik ‘winsock’ dan tekan enter lalu tulis reset
Restart PC Anda.

Solusi #3:
Download LspFix (http://cexx.org/lspfix.htm) dan ikuti langkah-langkah yang diberikan.

Solusi #4:

Download Microsoft Update Patch (http://support.microsoft.com/kb/894391) dan jalankan. “Thanx to Nirmal for this”.

Semoga salah satu dari solusi diatas akan menyelesaikan error yang ada.

Install Windows XP di Apple MacBook

Pengguna Apple Mac Book dengan OS Standard MAC OS bisa saja menggunakan aplikasi dari platform Windows, tentu saja syarat utamanya adalah menginstall Windows XP. Install Windows XP di MACBOOK memang agak rumit, tidak seperti install pada notebook biasa. Bayangkan mau masuk bios tidak bisa (nggak tau caranya), memasukkan cd bisa tapi mau mengeluarkan bingung cari tombol open/closenya, setelah lihat di situs Apple nya baru ngerti. dan akhirnya berhasil juga (lihat screen shot)

Cara install XP di Macbook. :
1. Kalau sistem operasi Macbook anda masih yang lama (sekarang MAC OSX 10.5) download boocamp, install dan jalankan
2. kalau sitem operasinya sudah MAC OSX 10.5 Leopard, anda tidak perlu cari tools lain, semua sudah tersedia.
3. Masukkan CD XP Service Pack 2 atau 3 Original (jangan yang SP1). kemudian hidupkan macbook anda
4. Ingat sebelum meneruskan install, pastikan anda ingat username dan password admin di MAC OSX nya.
5. Cari kemudian klik Aplications>tools>bootcamp.



6. bikin partisi windowsnya, defaultnya 5gb anda bisa maksimalkan menjadi 32 gb tinggal clik use 32 gb kemudian klik PARTITIONS.
7. Sekarang anda sudah siap install windows XP “Klik Start Installation, jangan salah memformat, ingat partisi yang akan di install adalah Fat32.



Bikin partisinya kemudian format


Ikuti petunjuk selanjutnya seperti halnya menginstall windows XP di komputer biasa.
Setelah selai keluarkan CD XP anda, dengan cara Buka Windows Explorer, klik kanan pada CD, kemudian klik eject.

8. sekarang masukkan CD MAC OS-X disk 1 ke CDROM Macbook, untuk menginstal Drivernya, ikuti langkah selanjutnya hingga finish.
9. Macbook anda sudah terinstal dengan 2 Operating Sistem yaitu MAC OSX 10.5 dan Windows XP.
10.Untuk memunculkan menu pilihan ke dua Operating Sistem tersbut matikan/restart MAcbook, tekan dan tahan tombol “Options” maka akan muncul seperti gamabar di bawah ini.



11. Untuk menset default booting : Masuk melalui MAC OSX kemudian klik System Preference, klik Startup Disk,



kemudian klik Sistem operasi mana yang mau dijalankan Secara otomatis (Kalau anda memilih MAC OSX berarti MAcbook anda akan boting langsung dengan MAC OSX dan kalau pilih Windows MAcbook anda akan booting/Startup menggunakan Windows), setelah itu klik restart.

Recent Comment